Dosa : Membunuh Jiwa Tanpa Hak

Membunuh Jiwa Tanpa Hak Merupakan dosa besar

Assalamu alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuh

Firman Allah SWT: "Dan barang siapa membunuh seorang yang beriman dengan sengaja, maka balasannya ialah neraka Jahannam, dia kekal di dalamnya. Allah murka kepadanya, dan melaknatnya serta menyediakan azab yang besar baginya." (QS 4:93),


Dan mengenai dosa & azab bagi orang yang melakukan pembunuhan tanpa hak. Simak juga Kalam Allah ini, "(yakni) akan dilipatgandakan azab untuknya pada hari Kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina. Kecuali orang-orang yang bertobat dan beriman dan mengerjakan kebajikan; maka kejahatan mereka diganti Allah dengan kebaikan. Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang." (QS 25:69-70).
Haram membunuh jiwa yang muslim, kecuali dengan salah satu dari tiga hal.

Dari Ibnu Mas'ud, bahwa Rasulullah saw. bersabda, "Tidak halal menumpahkan darah seorang muslim yang bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan aku (Muhammad) utusan Allah, melainkan dengan salah satu dari tiga alasan, Jiwa dibalas dengan jiwa, perempuan bersuami yang berzina dan orang yang meninggalkan agamanya, yang memisahkan diri dari jama'ah." (HR. Bukhari dan Muslim),

Diriwayatkan dari Ibnu Umar r.a., ia berkata, Rasulullah saw. bersabda, "Orang mukmin tetap dalam kelonggaran agamanya selama ia tidak menumpahkan darah haram. Ibnu Umar berkata, "Sesungguhnya termasuk kesulitan yang tidak ada jalan keluar bagi orang yang menjerumuskan dirinya di dalamnya (kesulitan itu) ialah menumpahkan darah haram tanpa alasan yang benar." (HR. Bukhari).

Dosa besar bagi orang yang membunuh orang mukmin dengan sengaja itu, Rasulullah bersabda, "Semua dosa itu berkemungkinan untuk dapat di ampuni oleh Allah, kecuali dosa-dosa orang yang mati kafir atau dosa orang yang membunuh orang mukmin dengan sengaja." (HR. Nasai dan Hakim).

Disebutkan dalam hadits lain bahwa bagi orang yang membantu pembunuhan terhadap orang mukmin, walaupun hanya dengan satu kata saja, maka ia dicatat sebagai orang yang terputus dari rahmat Allah. Simaklah sabda Rasulullah, diriwayatkan oleh Imam Ahmad, "Barangsiapa yang membantu untuk membunuh orang Islam, meskipun hanya dengan sepatah kata, maka Allah menulis di keningnya sebagai orang yang terputus dari rahmat Allah." (HR. Ahmad

Rasulullah telah memperingatkan kaum muslimin agar tidak saling membunuh dan beliau juga telah memberitahukan bahwa pembunuh dan yang dibunuh akan masuk neraka.

Rasulullah saw. bersabda, "Apabila dua orang muslim bertikai (berusaha saling membunuh) dengan pedangnya, maka orang yang membunuh dan yang dibunuh berada di dalam neraka. Dikatakan, "Ya Rasulullah, ini dia sipembunuh (di neraka), bagaimana halnya dengan yang dibunuh (bisa di neraka)?" Beliau bersabda, "Sebab dia juga ingin membunuh temannya (andai dia tidak terbunuh lebih dulu, tentu dia akan membunuh)." (HR. Bukhari dan Muslim).

"Semoga Allah menjauhkan diri kita dari perbuatan-perbuatan dosa besar...Aamiin".
Previous
Next Post »
Thanks for your comment