Jangan Mengina, Menyakiti dan Mencaci-maki sesama Muslim

Jangan Mengina, Menyakiti dan Mencaci-maki sesama Muslim

Di antara Salah satu Penyebab yang dapat mengantarkan seseorang masuk ke dalam neraka adalah, menghina, menyakiti & mencaci maki sesama muslim. 


Seorang mu'min dan mu'min lainnya adalah bersaudara; saling menghormati & menghargai, saling bantu membantu & saling tolong menolong. 

Mereka bagaikan satu tubuh, bila ada anggota tubuh yang sakit maka anggota tubuh yang lainnyapun ikut merasakan sakit.

Mari kita simak Kalam ALLAH ini dengan iman, "Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu (yang berselisih) & bertakwalah kepada ALLAH agar kamu mendapat rahmat." (QS 49:10),

Dan simak juga Kalam ALLAH yang melarang untuk melakukan penghinaan & mengolok-olok antara satu dengan yang lain, "Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena), boleh jadi mereka (yang diperolok-olokkan), lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok), & jangan pula perempuan-perempuan (mengolok-olokkan) perempuan lain, (karena) boleh jadi perempuan (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari perempuan (yang mengolok-olok). Janganlah kamu saling mencela satu sama lain, & janganlah kamu saling memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburu-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk (fasik) setelah beriman. Dan barangsiapa yang tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim." (QS 49:11),

Orang yang menghina & mencaci maki sesama mu'min tanpa ada kesalahan yang diperbuatnya, maka baginya dosa besar. Perhatikanlah Kalam ALLAH ini, "Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang mukmin laki-laki & perempuan, tanpa ada kesalahan yang mereka perbuat, maka sungguh, mereka telah memikul kebohongan & dosa yang nyata." (QS 33:58),

Orang mu'min yang sejati dituntut untuk dapat menciptakan suasana damai, aman & sentosa. Tingkah laku & perbuatannya, sikap & tutur katanya, hendaklah dapat menciptakan suasana kesejukan, mendorong semangat untuk beramal sholeh, bukan malah sebaliknya. Mari kita simak sabda Rasulullah saw. berikut ini,
Diriwayatkan dari Abdullah bin Amr Al-Ash r.a. ia berkata, Rasulullah saw. bersabda, "Orang Islam itu ialah orang yang dapat membuat orang-orang Islam merasa selamat (aman) dari lisan & tangannya. Sedangkan orang yang hijrah adalah orang yang meninggalkan segala apa yang dilarang oleh ALLAH." (HR. Bukhari dan Muslim).


Disebutkan di dalam suatu hadits, bahwa Nabi saw. ketika isra' mi'raj menyaksikan siksaan yang ditimpakan kepada orang yang suka mengganggu & menyakiti orang Islam. Diriwayatkan dari Anas r.a., ia berkata, bahwa Rasulullah saw. bersabda, "Ketika aku dimi'rajkan aku melewati suatu kaum yang berkuku dari tembaga, di mana mereka mencakar-cakar muka & dada mereka. Lalu aku bertanya; "Siapakah mereka itu hai Jibril?" Jibril menjawab: "Mereka adalah orang-orang yang memakan daging sesamanya & mengganggu kehormatan mereka (kaum muslim)." (HR. Abu Dawud).
Previous
Next Post »
Thanks for your comment